Prajurit Petarung Yonif 407/PK Uji Kemampuan Perang Dihutan

Tegal~SumutOnline– Para prajurit petarung Yonif 407/PK telah selesai melaksanakan Penataran Pertempuran Hutan (PH). Kegiatan latihan diselenggarakan oleh Brigif -4/DR selama tiga minggu yang dimulai dari tanggal 23 Agustus s.d. tanggal 11 Agustus, Minggu (11/08).

Kegiatan penataran ini diikuti oleh 75 personel dari jajaran Brigif -4/DR, termasuk didalamnya para petarung Yonif 407/PK. Penataran berlangsung selama 3 minggu dengan tahapan latihan yaitu 1 minggu pembekalan materi, 1 minggu praktek teori dan dilanjutkan praktek aplikasi di hutan selama 1 minggu. Untuk praktek dihutan secara langsung diawasi oleh Komandan Brigif -4/DR Kolonel Inf Hartono, S.IP.

Dalam penataran ini para prajurit dibekali dengan materi Niksarpur, Survival, Bunlog, Sar, Nirgalat, Ilmu Medan, Sanjak, Pembutan Senjata Tradisional, Nikgarlat, Komrad, Pur Hutan, Infiltrasi, Bakjatri. Secara keseluruhan materi harus dikuasai oleh prajurit.

Pertempuran Hutan adalah tehnik bertempur dimana prajurit dilatih untuk memenangkan suatu pertempuran di hutan yang dihadapkan dengan berbagai macam medan. Dan suatu kerahasiaan dalam pertempuran sangat diutamakan.

Para prajurit dilatih untuk bertahan dikerasnya hutan yang hanya dibekali dengan korek serta garam untuk bertahan hidup. Disamping itu untuk para prajurit wajib mahir dalam ilmu pembacaan peta serta penggunaan kompas.

Diharapkan para peserta penataran dapat menyerap ilmu yang disampaikan oleh para pelatih yang sudah menempuh kursus Pertempuran Hutan (PH) selama 3 bulan di Bandung, sehingga menambah profesionalitas prajurit Dewa Ratna pada umumnya dan Prajurit Petarung pada khususnya.

Danyonif 407/PK Letkol Inf Enrico Setiyo Nugroho, S.Sos., M. Tr (Han) berharap untuk para Petarung Padmakusuma yang telah selesai mengikuti penataran Pertempuran Hutan agar lebih mahir dalam melaksanakan latihan pertempuran, prajurit dapat menyatu dengan alam hutan dan memanfaatkan keadaan alam untuk memenangkan pertempuran. Sehingga setelah menguasai materi dapat mengajarkan ilmu tersebut kepada anggota yang lainnya untuk menunjang tugas pokok sebagai prajurit.(R)

Check Also

Jenazah Pertama Korban Lion Air Berhasil Teridentifikasi

Jawa Timur~SumutOnline– Pasca jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 Basarnas dan tim berhasil menemukan dan mengidentifikasi …